Postingan

Kuliner Khas Batang

Gambar
 Sotong Ireng  Sotong ireng merupakan makanan khas Kabupaten Batang, yakni sotong yang dioseng dengan rempah-rempah kemudian disiram dengan santan yang menghasilkan cita rasa gurih. Tinta yang terdapat di dalam tubuh sotong sengaja tidak dibersihkan tetapi digunakan untuk memasak sehingga membuat masakan ini berwarna hitam atau dalam bahasa Jawa berarti ireng. Sebagai kawasan pesisir, Batang memiliki sumber makanan laut yang kaya. Salah satunya adalah sotong atau cumi-cumi. Di Batang, untuk membuat sotong ireng, cumi-cumi dimasak sekaligus bersama tinta cumi. Dipercayai bahwa tinta dari cumi-cumi membuat makanan menjadi lebih enak. Sumber:  https://www.google.com/amp/s/jateng.solopos.com/rekomendasi-makanan-khas-batang-nomor-3-penuh-citarasa-tradisional-1527598/amp

Kuliner Khas Sukabumi

Gambar
 Bandros Atta Bandros Ata ini disebut legendaris, karena sudah ada sejak tahun 1960. Berlokasi di pinggir Jalan Gudang, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Selalu ramai dikunjungi pembeli saat malam hari, terutama pada akhir pekan. Kue yang satu ini sepintas terlihat mirip dengan kue pancong, yang membedakan adalah adonannya ditambah dengan bahan campuran seperti kelapa, santan, dan soda. Rasa kue yang manis lembut didalam, dan renyah di luar, memang cocok dinikmati saat cuaca dingin malam hari. Salah seorang pembeli dari luar kota, Citata mengatakan, dirinya sengaja berkunjung ke Kota Sukabumi untuk mencicipi bandros tersebut. Pemilik Bandros Ata, Dedi Wahyudin (51) mengatakan, dirinya merupakan penerus generasi keempat dari keluarganya. Berawal dari berjualan keliling yang dilakukan kakeknya sejak tahun 1960, hingga kini dilakukan Dedi setelah orangtuanya meninggal. Sumber:  https://www.google.com/amp/s/www.liputan6.com/amp/5198703/bandros-legendaris-di-suk...

Kuliner Khas Makasar

Gambar
 Sarabba Sarabba adalah minuman tradisional yang memiliki akar kuat dalam budaya beberapa komunitas di Indonesia. Sarabba pertama kali dikenal di Sulawesi Selatan, minuman ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyimpan sejarah dan kearifan lokal. Sarabba pertama kali ditemukan di daerah Bugis, Sulawesi Selatan. Minuman ini dibuat dari campuran telur, gula, dan bumbu-bumbu tradisional. Proses pembuatannya pun melibatkan ritual khusus yang mewakili nilai-nilai budaya dan kebersamaan. Bahan utama sarabba adalah telur, gula kelapa, dan rempah-rempah seperti kayu manis dan cengkeh. Proses pembuatannya memerlukan keahlian khusus dalam mencampurkan bahan-bahan tersebut dengan proporsi yang tepat, menciptakan rasa yang unik dan nikmat. Salah satu daya tarik utama sarabba adalah rasa khasnya yang manis dengan sentuhan rempah yang lembut. Ini membuatnya menjadi minuman yang cocok dinikmati baik dalam cuaca panas maupun dingin. Sumber:  https://www.kabarmakassar.com/news/mengenal-sar...

Kuliner Khas Purwokerto

Gambar
 Nopia  Nopia pertama kali dipopulerkan oleh keluarga Tionghoa yang tinggal di Banyumas sekitar tahun 1880. Produksi kue-kue ini tidak hanya dimonopoli oleh orang Tionghoa, tetapi juga oleh penduduk lokal Banyumas. Penduduk Banyumas, yang awalnya memproduksi Nopia, mengakui bahwa keterampilan mereka diturunkan dari dua generasi di atas. Meski bukan karya asli nenek moyang Banyumas , Nopia akan tetap melekat dan menjadi simbol Banyumas. Kue bundar tersebut kemudian diperkenalkan kepada masyarakat Banyumas setempat tanpa mengenal suku dan latar belakang hingga diterima oleh masyarakat saat itu. Selain itu, industri kecil pembuatan Nopia telah berkembang di beberapa desa di kota tua Banyumas. Hingga kini, jejak perkembangannya dapat dengan mudah ditemukan di desa Sudagaran, Pakunden dan Kalisube di kota tua Banyumas. Dan sekarang, Banyumas memiliki nama Nopia dan Mino, yang dikenal sebagai Kampung Nopia Mino. Desa ini terletak di desa Pakunden di kabupaten Banyumas. Ide untuk mem...

Kuliner Khas Pemalang

Gambar
 Apem Comal  Pemalang punya kudapan apem Comal. Namanya diambil dari kawasan Comal karena banyak pedagang apem yang berasal dari daerah tersebut. Jajanan ini dibuat dari campuran tepung beras, telur, dan gula merah. Adonan apem umumnya didiamkan semalam, sebelum dicetak dengan alas daun pisang dan dikukus hingga matang. Bentuknya bulat pipih, mirip serabi atau kue ape dengan tekstur yang lebih merata dan lengket. Warnanya cenderung kecoklatan yang berasal dari campuran gula merah. Saat dicicip, rasanya cenderung manis. Ada sedikit cita rasa asam yang berasal dari hasil fermentasi adonan. Tekstur apem yang lengket mengingatkan kita pada dodol atau jenang. Rasanya yang ringan membuat kudapan ini cocok disajikan di kala santai. Untuk menambah rasa, apem juga seringkali disajikan dengan campuran kelapa parut dan areh atau santan kental. Sumber: https://visitjawatengah.jatengprov.go.id/id/kuliner/apem-comal#:~:text=Pemalang%20punya%20kudapan%20apem%20Comal,pisang%20dan%20...

Kuliner Khas Demak

Gambar
 Kropohan Nasi atau sego kropoohan merupakan salah satu kuliner peninggalan era Kerajaan Demak Bintoro. Masakan ini konon favorit para Raja Demak lho. Sego kropohan ini juga bisa ditemui saat hajatan warga Demak. Menilik dari maknanya, kropohan dalam bahasa Jawa berarti campuran. Seperti namanya, sego kropohan terdiri dari campuran daging kerbau dan waluh (labu) atau gori (nangka muda) dengan kuah bening. Daging kerbau digunakan sebagai tradisi menjalin toleransi dengan umat beragama. Sekilas penampakan sego kropohan ini mirip dengan sup berkuah bening dengan topping bawang goreng dan cabai rawit hijau. Saat dicicipi tekstur daging kerbau dan labu terasa empuk. Bumbu kuahnya terasa gurih dan tidak kental. Perpaduan bawang putih dan kemiri membuat citarasa kuah kropohan mirip sup bening. Sumber: https://www.detik.com/jateng/kuliner/d-6875512/mencicip-gurihnya-nasi-kropohan-konon-kuliner-favorit-raja-demak#:~:text=Nasi%20atau%20sego%20kropoohan%20merupakan,dalam%20bahasa%20Jawa%20ber...

Keliner Khas Pekalongan

Gambar
 Sapitan Pekalongan sendiri memang sudah terkenal dengan sebutan Kota Batik atau tempat belanja batik murah. Namun, soal kuliner, kebanyakan belum mengenal. Berbicara tentang kuliner Pekalongan, selain nasi megono, anda bisa mencicipi kuliner lezat bernama “Sapitan”. Sapitan merupakan sate berbahan daging sapi yang ditumbuk dan kemudian disajikan seperti sate sunduk. Uniknya, penyajian sate sapitan ini dijepit dengan menggunakan tusuk sate terbuat dari bambu kemudian dibelah menjadi dua lalu ujungnya dikunci dengan batang daun pepaya. Sapitan ini bahan bakunya daging sapi. Full daging merah yang tidak ada lemak. Seratnya dipilih betul. Sebab Asliyah butuh agar mudah disuir. Tentu dimasak berjam-jam agar tidak alot. Sumber: https://metropekalongan.jawapos.com/kuliner/2264430139/sapitan-kuliner-legendaris-asal-kabupaten-pekalongan-begini-cerita-di-balik-rasanya-yang-otentik